Wednesday, July 11, 2018

Mantra Panca Sembah/Kramaning Sembah


Mantra Panca Sembah


Sembah sujud hamba kehadapan Tuhan (Sang Hyang Widhi), para dewata, para leluhur, dan para roh-roh suci lainnya semoga beliau memberkati hamba dan membebaskan hamba dari kesalahan, kekeliruan, dan malapetaka serta dimaafkan oleh beliau untuk keselamatan dan panjang umur seluruh keluarga hingga keturunan kelak, semoga sejahtera.

Seperti namanya, Panca yaitu lima dan Sembah yaitu puja atau hormat. Panca Sembah adalah lima puja yang biasanya umat Hindu lakukan setelah Puja Tri Sandhya dilakukan.
Adapun mantranya sebagai berikut:


Sembah pertama tanpa sarana :


    Om atma tatvatma sudha mam swaha

Artinya:
Tuhan (Sang Hyang Widhi), jiwa dan kebenaran sejati, bersihkanlah diri hamba


Sembah kedua :


    Om Adityashya param jyoti
    rakta teja nama stute
    sweta pangkaja madhyastha
    bhaskara ya nama stute

Artinya:
Tuhan (Sang Hyang Widhi), keturunan Aditi yang beruntung sinar yang Maha Hebat, Engkau bersinar merah, hamba memuja Mu, Engkau yang berstana di tengah-tengah teratai putih. Hamba memuja-Mu yang menciptakan sinar matahari berkilauan.


Sembah ketiga:


    Om nama dewa adisthanaya
    sarwa wyapi wai siwaya
    padmasana eka pratistaya
    ardhanareshwari ya namo namah


Artinya:
Tuhan (Sang Hyang Widhi), yang bersemayam pada tempat yang luhur, kepada Hyang Siwa yang berada di mana-mana, kepada dewata yang bersemayam pada tempat duduk bunga teratai di suatu tempat, kepada Ardhanaresvari hamba memuja Mu



Sembah keempat:


    Om anugraha manohara
    dewa datta nugrahaka
    arcanam sarwa pujanam
    namah sarwa nugrahaka
    Dewa-dewi maha siddhi
    yajnya na nirmalatmaka
    lakshmi siddhisca dirgahayus
    nirwighna sukha wirdhisca

Artinya:
Tuhan (Sang Hyang Widhi), anugrah yang menarik hati, pemberi anugrah Dewata, puja dari semua puja, hamba memuja Mu sebagai pemberi segala anugrah. Dewa dan Dewi yang maha sempurna, berwujud yadnya yang suci, beruntung, sempurna, panjang umur, tanpa rintangan, gembira dan dapat tumbuh rohani dan jasmani.



Sembah Kelima:


    Om Dewa suksma parama acintya ya nama swaha

Artinya: 
Tuhan (Sang Hyang Widhi), Dewa yang utama yang tidak terpikirkan hamba memuja Mu.